BAB 2 : TETANGGA yang PENASARAN
Daftar isi https://zonaaman-novel.blogspot.com/2024/11/tokoh-utama.html Pagi itu, Pak Junaedi mengayuh sepedanya melintasi jalan setapak di belakang kompleks perumahan. Lelaki berusia 55 tahun ini adalah sosok yang ramah dan penuh rasa ingin tahu, dikenal sebagai tetangga yang senang menjalin hubungan baik dengan siapa saja. Sebagai pensiunan pegawai negeri, ia kini menghabiskan hari-harinya dengan berolahraga, berkebun, dan menghabiskan waktu bersama cucunya. Pak Junaedi berhenti di tepi jalan ketika melihat deretan tembok tinggi yang sedang dibangun di area persawahan belakang kompleks. Ia menyipitkan mata, memperhatikan tembok yang menjulang hingga tiga meter, kokoh dengan campuran beton dan baja. Di bagian atas tembok itu, kawat berduri terpasang rapi, menambah kesan misterius pada tempat itu. “Ini pasti proyek besar,” gumamnya. Beberapa pekerja tampak sibuk mengaduk semen dan memasang bata. Di sudut lain, tiang beton berdiri tegak, menandai area yang akan segera menjadi pintu gerb...